




May 2012 (12)
March 2012 (11)
February 2012 (14)
December 2011 (15)
November 2011 (8)
October 2011 (19)
September 2011 (13)
August 2011 (21)
July 2011 (7)
June 2011 (5)
May 2011 (16)
April 2011 (24)
March 2011 (19)
February 2011 (12)
January 2011 (7)
December 2010 (29)
November 2010 (23)
October 2010 (45)
September 2010 (24)
August 2010 (3)


Beranda » Buletin Qum » AQIDAH KH HASYIM ASYARI
Jumat, 17 Februari 2012 - 09:57:37 WIB
AQIDAH KH HASYIM ASYARI
Diposting oleh : Admin
Kategori: Buletin Qum
- Dibaca: 138 kali
Dalam salah satu kitabnya pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ini mengatakan:
Artinya: “Kaum Muslimin Indonesia sejak dulu memiliki pandangan yang sama. Dalam masalah Fiqh mereka berpegang teguh kepada Madzhab yang indah yaitu Madzhabnya Al Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi’i, dalam bidang Aqidah menganut Ahlus Sunnah Wal Jama’ah yang dibawa oleh Al Imam Abul Hasan Al Asy’ari dan dalam bidang Tasawwuf mengikuti jalan Al Imam Al Ghazali dan Al Imam Abul Hasan Asy Syadzili …..
Kemudian pada tahun 1330 H muncul beberapa aliran, kelompok dan pemikir yang aneh-aneh, yang satu dengan lain saling bertentangan. Maka di antara kaum Muslimin Indonesia ada yang masih teguh dan lurus mengikuti jalan para Ulama pendahulu mereka yang saleh. Mereka adalah orang-orang yang bermadzhab dengan madzhab tertentu dengan mengacu kepada kitab-kitab mu’tabar karya Ulama yang diwariskan secara turun temurun, mencintai Ahlul Bait Nabi SAW, para Wali dan orang-orang Saleh, bertabarruk dengan mereka baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, suka berziarah kubur, talqin mayyit, bersedekah untuk mayit, meyakini adanya Syafa’at, meyakini bermanfa’atnya do’a serta Tawassul dan lainnya ….
Di antara kaum Muslimin ada juga yang mengikuti aliran yang menyimpang semisal pemikiran Muhammad Abduh dan Rasyid Ridho, mengambil bid’ahnya Muhammad bin Abdul Wahhab dari Najd (Saudi Arabia, pen), Ibnu Taimiyah dan dua orang muridnya yaitu Ibnul Qayyim Al Jauziyah dan Ibnu Abdil Hadi. Mereka mengharamkan apa yang telah disepakati kaum Muslimin akan kesunnahannya yaitu berpergian untuk Ziarah Kubur Nabi Muhammad SAW. Mereka menyalahi ummat Islam dalam masalah ini dan banyak masalah lainnya …. Mereka itu bagaikan Kusta yang kita diharuskan menjauh darinya….
Di antara aliran sesat adalah golongan Rafidhoh (Syi’ah) yang gemar mencaci-maki sahabat Abu Bakar As Shiddiq dan sahabat Umar Ibnul Khattab Radhiyallahu ‘Anhuma dan pada bagian lain mereka keterlaluan dalam mencintai Ali bin Abi Thalib serta Ahlul Baitnya, semoga Allah meridhoi mereka semuanya. (Diterjemahkan dan disarikan dari kitab Risalah Ahlis Sunnah Wal Jama’ah karya Syekh Hasyim Asy’ari halaman 11 ).
Dengan membaca karya tulis Ulama besar ini kita mengetahui bahwa menurut asalnya kaum Muslimin Indonesia adalah penganut Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Asy’ariyah, bemadzhab Syafi’i dalam bidang Fiqh dan mengikuti Al Ghazali dalam bidang Tasawwuf. Selanjutnya Hasyim Asy’ari juga mewanti-wanti akan gerakan dua aliran lain; Wahhabiyah dan Syi’ah. Kedua madzhab ini telah mencuat kembali hari-hari belakangan ini. Setelah beberapa tahun terakhir diserbu aliran Wahhabi, kini muncul konflik internal kaum Muslimin yang dipicu oleh kehadiran aliran Syi’ah. Seperti yang di Sampang (Madura) itu. Tetapi Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU) Agil Sieroj mengatakan bahwa konflik tersebut dipicu oleh “Rebutan Wakaf dan Rebutan Santri”. Nah. Wallahu A’lam.



| Mei, 2012 | ||||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | ||






Pengunjung hari ini : 119
Total pengunjung : 74129
Hits hari ini : 414
Total Hits : 318506
Pengunjung Online: 6
